..Ibadah qurban itu berarti perlu disiapkan dengan beternak yg baik !

Jumat, 23 Maret 2012

50 Hektare Padi di Sebatik Barat Terendam Banjir

SAWAH.jpg
Sawah masyarakat yang terendam banjir di Kampung Enrekang,
Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan.


50 Hektare Padi di Sebatik Barat Terendam Banjir


NUNUKAN, tribunkaltim.co.id
-
Sejumlah petani di RT 5, RT 8, RT 9 dan RT 11, Kampung Enrekang, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan dipastikan gagal panen padi pada bulan ini. Dari luasan lahan sawah yang mencapai 319 hektare, 50 hektare lebih diantaranya terendam banjir yang terjadi sejak Rabu (21/3/2012) kemarin.

Antos salah seorang petani mengatakan, seharusnya Sabtu (24/3/2012) mendatang ia sudah panen padi di sawah miliknya seluas empat setengah hektare. Namun karena banjir menenggelamkan tanamannya, semua padi yang siap panen tersebut menjadi rusak.

"Rusak semuanya pak," kata Antos yang berkunjung ke Kantor Tribun Kaltim Biro Nunukan, sore tadi. Jika ia berhasil panen, dalam sehaktere lahan sawah bisa menghasilkan antara enam sampai tujuh ton gabah kering giling (GKG). "Pokoknya di sana itu sekitar lima puluh hektare yang rusak," ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Nunukan Andi Lukman mengatakan, sudah dua hari ini banjir melanda wilayah tersebut. Di tempat tertentu ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
"Kasihan masyarakat, padahal di sana tinggal menunggu panen," ujar anggota Dewan asal Kecamatan Sebatik Barat ini.

Banjir ini dikhawatirkan akan berdampak pada kebutuhan pangan warga setempat diwaktu mendatang. Sebab selama ini mereka hidup mengandalkan hasil panen.
Selain menenggelamkan sawah, banjir juga merendam rumah penduduk. Mereka hanya bertahan di rumah panggung milik mereka. Sedikitnya ada 30 rumah penduduk di wilayah yang terendam banjir. Sejauh ini kebutuhan makan dan minum masih dapat teratasi.

Banjir terjadi karena meluapnya air di sungai di kawasan tersebut. Sungai yang dangkal dan sempit tak mampu menampung debit air yang besar karena guyuran hujan dua hari belakangan ini.
"Ini sudah seringkali terjadi. Solusinya harus dilakukan normalisasi di Sungai Kampung Enrekang," ujarnya.

Penulis : Niko Ruru
Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2012/03/22/50-hektare-padi-di-sebatik-barat-terendam-banjir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar