..Ibadah qurban itu berarti perlu disiapkan dengan beternak yg baik !

Selasa, 25 Desember 2012

Pembuatan Pupuk Organik Cair berkadar Nitrogen Tinggi

Pembuatan Pupuk Organik Cair berkadar Nitrogen Tinggi

Sahabat tani, kondisi "sakit" atau penyakit diindap oleh petani di negeri kita (baca: petani kecil, gurem), karena keterbatasan pendidikan, akses informasi, permodalan, teknik ketrampilan, serta sikap mental negatif telah melahirkan penyakit kronis dan sangat akut berupa Sumber Daya Manusia berkualitas rendah.  Penyakit ini sangat berat dan tidak bisa secara kejap [instant] disembuhkan. Resep "empowering & improvement" (pemberdayaan & perbaikan) mutlak diberikan secara terprogram dan berkesinambungan sehingga mampu menghasilkan SDM yang handal dan mandiri, dengan sikap mental positif.

Polemik mengenai pupuk kimia sintetis (baca : urea) yang sebentar lagi akan dicabut subsidinya dan saat ini di beberapa wilayah harga pupuk urea sudah mulai merangkak naik, sangat perlu untuk disikapi secara arif bagi para sahabat tani.  Dampak positif dan negatif  dari suatu kebijakan pasti akan muncul, namun jika dampak positif lebih banyak diterima oleh para petani, maka perlu kebijakan tersebut didukung sepenuhnya.

Nah, untuk persiapan pencabutan subsidi pupuk kimia sintetis, mari kita bagikan Teknik membuat Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi.  Bahan cukup mudah diperoleh, murah dan mujarab dalam hasil aplikasinya, karena bisa menghemat pemakaian pupuk kimia sintetis (urea) 35%. Yuk kita simak dan praktekan!

N (Nitrogen) dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, umumnya menjadi faktor pembatas pada tanah-tanah yang tidak dipupuk.  N berperan dalam mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman mencakup tinggi tanaman, jumlah anakan, cabang, dan ranting. N juga membuat tanaman lebih hijau segar, karena banyak mengandung butir hijau daun. Unsur N juga merupakan bahan penyusun klorofil daun, protein, dan lemak, menambah kandungan protein tanaman.

Kekurangan unsur N berakibat daun tanaman menjadi hijau pucat kekuningan sampai menguning seluruhnya, pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil. Sebaliknya kelebihan N akan merangsang pertumbuhan vegetatif, laju fotosintesis tinggi, penggunaan CH2O juga tinggi,  akibatnya menghambat kematangan tanaman, jaringan menjadi sukulen, tanaman rebah, mudah terserang penyakit.

Bentuk N yang diserap tanaman
1.    Bentuk NH3 (amoniak) diserap oleh daun dari udara atau dilepaskan dari daun ke udara, jumlahnya tergantung konsentrasi di udara.
2.    Sebagian besar N diambil akar dalam bentuk  anorganik yaitu NH4+ (ammonium) dan NO3- (nitrat). Jumlahnya tergantung kondisi tanah, nitrat  lebih banyak terbentuk jika tanah hangat, lembab dan aerasi baik. Penyerapan NH4+ lebih banyak terjadi pada pH tanah netral, sedangkan NO3- pada pH rendah. Senyawa NO3- umumnya bergerak menuju akar karena aliran masa, senyawa NH4+ bersifat tidak mobil, gerakan disebabkan oleh difusi juga aliran masa.

Mari kita langsung mulai meracik!
Bahan-bahan:
1. Air “bersih“ 1 liter
2. Akar kacang tanah/kedelai sebanyak 9 kg
3. Daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) = 9 kg
4. Daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata) 9 kg
5. Nanas matang/busuk sebanyak 1 buah
6. Air kelapa sebanyak 13 liter
7. Urine sapi/kerbau/kambing/kelinci/manusia = 99 ltr
8. Mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir = 300 gram
9. Bioactivator/starter/Ragi kompos sebanyak 1 buah

Alat
Drum plastik kapasitas 200 liter dan penutupnya
Parang tajam untuk mencacah bahan
Kayu pengaduk

Cara Pembuatan
1. Itikadkan di dalam hati sanubari kepada Sang Pencipta Alam Semesta bahwa niat kita adalah semata untuk memuliakan tanah/lahan bumi pertiwi [khidmat dalam hati] dan hembuskan nafas kita pada air “bersih” 1 liter.  Siramkan/cipratkan pada semua bahan-bahan yang sudah tersedia sampai air “bersih”  habis.

2. Cacah akar kacang tanah/kedelai sampai kecil, demikian pula untuk daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides),  juga untuk daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata).  Lumatkan buah nanas matang/busuk.

3. Encerkan bioactivator/starter/ragi kompos  dengan menggunakan air kelapa, dan masukan ke dalam drum plastik tambahkan mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir sebanyak 300 gram, aduk agar homogen. Tuangkan nanas yang telah dilumat [aduk kembali],  masukkan akar kacang tanah/kedelai dan daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) dan terakhir daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata), tambahkan   urine sapi/kerbau/kambing/ kelinci/manusia sambil tetap diaduk-aduk sampai homogen.

4. Tutup drum plastik tersebut dan biarkan selama 3 minggu, dengan catatan setiap 3 hari sekali dibuka dan diaduk-aduk sekitar 9 menit untuk kemudian tutup kembali demikian seterusnya sampai 3 minggu lamanya.

5. Alhamdullilah, selesai sudah ramuan Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi sebanyak ± 113 liter. Untuk aplikasi saring ramuan tersebut agar mendapatkan cairannya. Untuk ampasnya Jangan Dibuang karena bisa kita gunakan untuk membuat Pupuk Organik Pasta/Kocor pada tanaman sayuran!.

Aplikasi:
1. Sebelum aplikasi selalu “itikad kan” doa berniat untuk memuliakan lahan/tanah/bumi pertiwi kepada Nya.
2. Digunakan sebagai pupuk dasar pada saat pengolahan lahan/membajak/traktor dengan dosis 15 liter POC basis N tinggi dicampur air secukupnya dan disiramkan ke lahan secara merata.
3. Sebagai pupuk susulan pada pertanaman padi, aplikasikan pada 7 HST [hari setelah tanam] dengan dosis 1 liter POC basis N Tinggi dalam 15 liter air [tangki sprayer]. Ulangi setiap 7-10 hari sekali sampai menjelang tanaman mau berbunga.

Catatan: Pengalaman penulis dalam membuat dan mempraktekan pembuatan pupuk organik cair beranalisis N tinggi, dapat memhemat penggunaan pupuk kimia sintetis [baca: urea]  kurang lebih sekitar 35%. Beberapa praktek lebih dari prosentase tersebut, namun sebetulnya lebih kepada sejarah lahan itu sendiri.

Selamat mencoba, semoga Allah meridhoi usaha para sahabat petani dalam memuliakan kehidupan petani dengan mengajak bertani dengan hati.
Salam
 
Pembuatan Pupuk Organik Cair berkadar Nitrogen Tinggi

Oleh :   Widodo Cahyono
 

Sahabat tani, kondisi "sakit" atau penyakit diindap oleh petani di negeri kita (baca: petani kecil, gurem), karena keterbatasan pendidikan, akses informasi, permodalan, teknik ketrampilan, serta sikap mental negatif telah melahirkan penyakit kronis dan sangat akut berupa Sumber Daya Manusia berkualitas rendah. Penyakit ini sangat berat dan tidak bisa secara kejap [instant] disembuhkan. Resep "empowering & improvement" (pemberdayaan & perbaikan) mutlak diberikan secara terprogram dan berkesinambungan sehingga mampu menghasilkan SDM yang handal dan mandiri, dengan sikap mental positif.

Polemik mengenai pupuk kimia sintetis (baca : urea) yang sebentar lagi akan dicabut subsidinya dan saat ini di beberapa wilayah harga pupuk urea sudah mulai merangkak naik, sangat perlu untuk disikapi secara arif bagi para sahabat tani. Dampak positif dan negatif dari suatu kebijakan pasti akan muncul, namun jika dampak positif lebih banyak diterima oleh para petani, maka perlu kebijakan tersebut didukung sepenuhnya.


Nah, untuk persiapan pencabutan subsidi pupuk kimia sintetis, mari kita bagikan Teknik membuat Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi. Bahan cukup mudah diperoleh, murah dan mujarab dalam hasil aplikasinya, karena bisa menghemat pemakaian pupuk kimia sintetis (urea) 35%. Yuk kita simak dan praktekan!


N (Nitrogen) dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, umumnya menjadi faktor pembatas pada tanah-tanah yang tidak dipupuk. N berperan dalam mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman mencakup tinggi tanaman, jumlah anakan, cabang, dan ranting. N juga membuat tanaman lebih hijau segar, karena banyak mengandung butir hijau daun. Unsur N juga merupakan bahan penyusun klorofil daun, protein, dan lemak, menambah kandungan protein tanaman.


Kekurangan unsur N berakibat daun tanaman menjadi hijau pucat kekuningan sampai menguning seluruhnya, pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil. Sebaliknya kelebihan N akan merangsang pertumbuhan vegetatif, laju fotosintesis tinggi, penggunaan CH2O juga tinggi, akibatnya menghambat kematangan tanaman, jaringan menjadi sukulen, tanaman rebah, mudah terserang penyakit.


Bentuk N yang diserap tanaman

1. Bentuk NH3 (amoniak) diserap oleh daun dari udara atau dilepaskan dari daun ke udara, jumlahnya tergantung konsentrasi di udara.
2. Sebagian besar N diambil akar dalam bentuk anorganik yaitu NH4+ (ammonium) dan NO3- (nitrat). Jumlahnya tergantung kondisi tanah, nitrat lebih banyak terbentuk jika tanah hangat, lembab dan aerasi baik. Penyerapan NH4+ lebih banyak terjadi pada pH tanah netral, sedangkan NO3- pada pH rendah. Senyawa NO3- umumnya bergerak menuju akar karena aliran masa, senyawa NH4+ bersifat tidak mobil, gerakan disebabkan oleh difusi juga aliran masa.

Mari kita langsung mulai meracik!

Bahan-bahan:
1. Air “bersih“ 1 liter
2. Akar kacang tanah/kedelai sebanyak 9 kg
3. Daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) = 9 kg
4. Daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata) 9 kg
5. Nanas matang/busuk sebanyak 1 buah
6. Air kelapa sebanyak 13 liter
7. Urine sapi/kerbau/kambing/kelinci/
manusia = 99 ltr
8. Mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir = 300 gram
9. Bioactivator/starter/Ragi kompos sebanyak 1 buah

Alat

Drum plastik kapasitas 200 liter dan penutupnya
Parang tajam untuk mencacah bahan
Kayu pengaduk

Cara Pembuatan

1. Itikadkan di dalam hati sanubari kepada Sang Pencipta Alam Semesta bahwa niat kita adalah semata untuk memuliakan tanah/lahan bumi pertiwi [khidmat dalam hati] dan hembuskan nafas kita pada air “bersih” 1 liter. Siramkan/cipratkan pada semua bahan-bahan yang sudah tersedia sampai air “bersih” habis.

2. Cacah akar kacang tanah/kedelai sampai kecil, demikian pula untuk daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides), juga untuk daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata). Lumatkan buah nanas matang/busuk.


3. Encerkan bioactivator/starter/ragi kompos dengan menggunakan air kelapa, dan masukan ke dalam drum plastik tambahkan mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir sebanyak 300 gram, aduk agar homogen. Tuangkan nanas yang telah dilumat [aduk kembali], masukkan akar kacang tanah/kedelai dan daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) dan terakhir daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata), tambahkan urine sapi/kerbau/kambing/ kelinci/manusia sambil tetap diaduk-aduk sampai homogen.


4. Tutup drum plastik tersebut dan biarkan selama 3 minggu, dengan catatan setiap 3 hari sekali dibuka dan diaduk-aduk sekitar 9 menit untuk kemudian tutup kembali demikian seterusnya sampai 3 minggu lamanya.


5. Alhamdullilah, selesai sudah ramuan Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi sebanyak ± 113 liter. Untuk aplikasi saring ramuan tersebut agar mendapatkan cairannya. Untuk ampasnya Jangan Dibuang karena bisa kita gunakan untuk membuat Pupuk Organik Pasta/Kocor pada tanaman sayuran!.


Aplikasi:

1. Sebelum aplikasi selalu “itikad kan” doa berniat untuk memuliakan lahan/tanah/bumi pertiwi kepada Nya.
2. Digunakan sebagai pupuk dasar pada saat pengolahan lahan/membajak/traktor dengan dosis 15 liter POC basis N tinggi dicampur air secukupnya dan disiramkan ke lahan secara merata.
3. Sebagai pupuk susulan pada pertanaman padi, aplikasikan pada 7 HST [hari setelah tanam] dengan dosis 1 liter POC basis N Tinggi dalam 15 liter air [tangki sprayer]. Ulangi setiap 7-10 hari sekali sampai menjelang tanaman mau berbunga.

Catatan: Pengalaman penulis dalam membuat dan mempraktekan pembuatan pupuk organik cair beranalisis N tinggi, dapat memhemat penggunaan pupuk kimia sintetis [baca: urea] kurang lebih sekitar 35%. Beberapa praktek lebih dari prosentase tersebut, namun sebetulnya lebih kepada sejarah lahan itu sendiri.


Selamat mencoba, semoga Allah meridhoi usaha para sahabat petani dalam memuliakan kehidupan petani dengan mengajak bertani dengan hati.

 
Salam

Kamis, 06 Desember 2012

Membuat Kandang Ayam Nyaman

Peternakan ayam Bagian 1

Untuk Memelihara ayam, kita di tekan kan untuk menyediakan berbagai perlatan dan berbagai kebutuhan, kita harus memikirkan betapa penting nya kandang ayam selama ayam tinggal di dalam kandang.

Dengan demikian, Pembuatan kandang ayam tidak hanya sekedar jadi saja [asal asalan] ,  namun pembuatan kandang perlu di perkirakan dan perlu di buat senyaman mungkin buat ayam kelak,.

Dengan kandang yang nyaman  di tinggali, maka ayam berkemungkinan betah dan selesa,

Bagai mana membuat ayam selesa dan nyaman di kandang?
Untuk membuat ayam merasa nyama di kandang , kita harus menyediakan proferty atau perlengkapan yang kumplit untuk ayam selama di kandang, perlengkapan yang di butuhkan di dalam kandang,
Saya mengambil  keperluan dasar dan sederhana saja, Tidak mengambil contoh dari keperluan kandang modern dan otomatis, Misalnya:
  • Brooder [Pemanas]
  • Gallon [tempat minum]
  • bell drinker
  • Nipple line
  • Chick tray [broiler]
  • Feeder [tepat makanan]
  • Water tank [tanki air] 
  • Kipas [jika perlu]
  • Colling pad [jika perlu] 
  •  Tenggeran [untuk ayam kampung dan ayam layer]
  • Nest box atau sangkar [untuk ayam petelur dan ayam kampung yang akan di buat secara Intensive]
  • dan lain-lain.
  • Untuk catatan; kandang haruslah menghadap ke arah Utara atau selatan,  janghan menghadap ke timur dan kebaran, ya... miring dikit gak apa2 :) agar kandang pada pagi hari bisa terkena sinar matahari.
Brooder
Untuk Menyediakan brooder, kita bisa memilih dengan berbagai jenis mengikut kemampuan kita, ada brooder atau pemanas yang serba otomatis, tergantung suhu yang di perlukan, jika suhu turun pemanas akan hidup, dan jika naik pemanas akan mati...

Atau kita hanya bisa menggunakan pemanas biasa seperti di bawah ini.




Gambar 1
Pemanas atau brooder yang menggunakan infra red, atau gas.



Gambar2
Pemanas buatan untuk skala ayam kecil, Tapi ini sangat bagus, Dengan menggunakan lampu mercury, Yang bisa menghasilkan suhu sekitar 33 drajat celcius.

Kita perhatikan gambar Nomber dua di atas,

Untuk peternak kecil2an yang jika membeli brooder atau pemanas yang menggunakan gas, tentunya bisa menaikan biaya pengeluaran produksi , karena biaya beli yang relatip mahal,  Jadi Kita bisa menggunakan dan membuat brooder yang seperti nomber 2 di atas.

Brooder tersebut sangat efektif jika di gunakan untuk ayam bersekala kecil2an,  misalnya kita hanya mampu memelihara ayam sekitar 200 ekor, Lumayan dengan cara di atas [gambar nomber 2 ] bisa mengurangi biaya membeli gas atau elpiji yang mahal.

Brooder itu di buat dengan menggunakan lampu mercury, Regulator atau termostat pengukur kebutuhan panas.
Dan kita bisa menggunakan termometer yang biasa saja

Jika kita tidak mau menggunakan lampu mercury yang memakan  listrik besar, kita bisa menggunakan Lampu biasa.

2. Gallon atau bell drinker
Bell drinker terdapat berbagai jenis, tergantung kita mau menggunakan jenis yang bagai mana, 
3 Nipple Line


Feeder
Berbagai feeder atau tempat makanan ayam yang tersedia di toko dan pasar. Jika kita memelihara ayam kecil2an, kita mungkin enggan mengeluarkan biaya yang besar, apalagi dengan membelei tempat makanan dari pasar..

Jangan kuatir.. ada alternatif lain untuk membuat tempat makanan ayam.. yaitu dengan menggunakan PVC , peralatan yang di perlukan adalah:

  • Pipa PVC berukuran 6" [inchi] , yang akan di gunakan untuk tabung nya nanti.
  • Pot kembang ber ukuran sederhana /tidak terlalu besar. Untuk dasar atau tempat makanan.
  • 4 Screws yang agak panjang , untuk menggabungkan pot kembang dan PVC tsbt.


Gambar Feeder di atas sangat sederhana sekali. akan tetapi jika di gunakan di peternakan ayam kecil2an, sangat membantu untuk tetap bisa memelihara ayam. walaupun tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian feeder dari toko atau pasar, yang mungkin harganya lebih mahal dari Feeder PVC di atas..

Sumber : http://informasipeternakanayam.blogspot.com/2010/03/membuat-kandang-ayam-nyaman.html

Senin, 15 Oktober 2012

Manfaaat Susu Kambing Etawa


 Manfaaat Susu Kambing Etawa  menurut Rini Damayanti Moedji, & Bernardius T Wahyu Wiryanta, (2002)   antara lain sbb:

  1. Mempunyai sifat antiseptik  alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya Flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi.
  2. Bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.
  3. Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare.
  4. Lemaknya mudah di cerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainya. Dan juga bersifat Homogen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna sehingga menekan timbulnya reaksi-reaksi alergi.
  5. Dengan adanya sodium (Na), fluorin (F), calsium (C) dan fosfor (P)  sebagai elemen kimia yang dominan serta kandungan nutrisi lainya, 
Maka susu kambing berkhasiat:
  1. Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh. 
  2. Mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual, baik bagi pria maupun wanita.
  3. Mempunyai efek anti kanker
  4. Membantu pencernaan dan mentralisir asam lambung.
  5. Menyembuuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran nafas dan pencernaan.
  6. Menyembuhkan untuk therapy beberapa penyakit paru-paru, seperti Asma, TBC, serta infeksi akut lainya pada paru-paru.
  7. Menyembuhkan kelainan ginjal, seperti Nepbrotic Syndrom infeksi-infeksi Ginjal dan asam urat tinggi.
  8. Kandungan kalsium (Ca)yang tinggi dapat membantu menyembuhkan rematik dan mencegah kerapuhan tulang (Osteoporosis)

Minggu, 14 Oktober 2012

Susu Kambing Etawa

Pemerahan Susu Kambing Etawa

Susu Kambing Etawa


Pada umumnya susu kambing etawa dijual dalam bentuk segar, namun sebenarnya susu kambing etawa  juga dapat diolah menjadi produk lain seperti yogurt, keju, karamel .Desa Tlogoguwo di Kec Kaligesing Kab Purworejo sudah ada beberapa pengusaha yang menajadi pionir dalam pengolahan susu Kambing Etawa ini ,walaupun belum dalam sekala yang besar , dan pada umumnya masyarakat di lingkungan ternak kambing ini berasal memang belum mengoptimalkan hasil produksi susu kambing etawa ini,Kebanyakan para peternak masih mengarah pada pembibitan kambing etawa atau sebagai penghasil bibit kambing .belum mengarah pada prospek bisnis kambing etawa yang lain

Sebenarnya jika kita perhatikan dan memiliki pengetahuan dasar yang kadang di berikan para pakar peternakan dan para peneliti yang berkunjung di daerah ini menunjang sekali untuk lebih instensif mengolah hasil susu kambing etawa ini  ,sebab menurut para ahli menerangkan bahwa susu kambing etawa ini memiliki kesetaraan paling dekat dengan ASI

Butiran lemak susu kambing etawa berukuran antara 1-10 milimikron sama dengan susu sapi, tetapi jumlah butiran lemak yang berdiameter kecil dan homogen lebih banyak terdapat pada susu kambing sehingga susu kambing lebih mudah dicerna alat pencernaan manusia, susu kambing etawa tidak akan menimbulkan diare pada orang yang mengkonsumsinya.

susu kambing etawa

Susu kambing segar etawa ini  juga tidak memiliki kandungan karoten, sehingga warna susu kambing lebih putih daripada susu sapi.,sedangkan menurut para ahli kesehatan ,susu kambing atawa ini memiliki kasiat  antara lain sebagai berikut :

1. Terapi untuk penyakit  TBC, 
2. Mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah,
3. Meningkatkan kesehatan kulit wajah,
4. Membantu memulihkan kondisi orang yang baru sembuh dari sakit,
5. Kandungan gizi susu kambing dapat meningkatkan pertumbuhan bayi dan anak-anak serta 
6. Membantu keseimbangan proses metabolisme tubuh, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, 
7. Membantu pembentukan sel darah merah dan jaringan tubuh. untuk mengembalikan zat besi setelah haid, kekurangan darah (anemia), kehamilan serta pendarahan setelah melahirkan. 
6. Kandungan mineralnya memperlambat proses osteoporosis.

Nah ini hanya sebagian kecil dari manfaat susu kambing etawa sedangakan manfaat yang lain memang masih terus di kembangkan oleh para ahli kesehatan yang juga berdasar pada teori dan pengalaman

Sumber : http://www.kambingetawa.org/susu-kambing-etawa.html

Analisa Usaha Kambing Etawa dan Susu Kambing Etawa







 
Analisa Usaha Kambing Etawa dan Susu Kambing Etawa
 
  1. Masa produktif kambing betina dan pejantan adalah 5 tahun. Pembelian kambing tawa adalah kambing yang tergolong dara atau kambing yang siap untuk beranak. Jadi waktu penantian peternak tidak terlalu lama.
  2. Waktu pemeliharaan adalah 5 tahun.
  3. Upah tenaga kerja Rp. 500.000 per orang per bulan.
  4. Induk dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun. Dan dalam sekali beranak dihitung rata-rata 2 ekor per kelahiran. Kelahiran 1 dan 3 ekor per kelahiran diabaikan.
  5. Jumlah cempe yang akan di hasilkan selama 5 tahun adalah : 15 ekor x 22 induk = 330 ekor cempe.
  6. Angka kematian 10%, sehingga diperkirakan kematian maksimal adalah sebanyak 33 ekor.
  7. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan menghasilkan 7,5 kg pupuk kandang per bulan. Kotoran dari cempe di kesampingkan. Asumsi harga pupuk kandang di pasaran jogjakarta Rp. 200/kg.
  8. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan dapat menghasilkan urine sebanyak 30 liter per bulan, dengan asumsi harga urine di pasaran Rp.1500/liter.
  9. 1 (satu) ekor kambing betina diperkirakan dapat menghasilkan susu sebanyak 30 liter per bulan selama 5 bulan, dengan asumsi harga susu di pasaran Rp.30.000/liter.
  10. Harga cempe mengacu pada kriteria kambing standart yang terjadi di pasaran kaligesing, Jogjakarta. Harga cempe kepala hitam istimewa dikesampingkan. Karena harga tersebut tidak dapat dijadikan acuan dalam perhitungan ini. Harga patokan di ambil kisaran bulan juli 2007.
  11. Biaya pakan di abaikan karena kita berasumsi telah mengaji karyawan, jadi biaya untuk pembelian pakan di ganti dengan biaya tenaga kerja, karena pada dasarnya karyawan kita gaji untuk merawat dan mencarikan makanan bagi ternak. Hitungan ini tidak berlaku apabila peternak membeli rumput di dalam pemeliharaan ternaknya.
 
A.    INVESTASI TETAP
Kambing Betina 22 ekor @ 2.500.000 55.000.000
Kambing Jantan 2 ekor @ 3.500.000 7.000.000
Kandang 4 unit @ 5.000.000 20.000.000
Peralatan 1 paket @ 500.000 500.000
           
Total         82.500.000
 
B.    BIAYA PRODUKSI 
Biaya pemeliharaan kambing induk (24 ekor)  
   #  Gaji karyawan Rp. 500.000 / 30 hari 24 ekor   Rp. 700/ekor/hari
   #  Pemberian vitamin tambahan                          Rp. 100/ekor/har
   
Total biaya pemeliharaan induk per 5 tahun adalah  
Rp. 800 x 5 tahun x 12 bulan x 24 ekor x 30 hari  Rp. 34.560.000
 
C.   PROYEKSI PENDAPATAN
1. Penjualan cempe 300 ekor x Rp. 1.000.000                                               Rp. 300.000.000
2. Penjualan induk afkir 24 ekor x Rp. 1.000.000                                           Rp. 24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang 7,5 kg x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 200 x 24 ekor  Rp. 2.160.000
4. Penjualan urine 30 liter x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 1500 x 24 ekor               Rp. 64.800.000
5. Penjualan Susu 30 liter x 5 bulan x 5 tahun x Rp. 30.000 x 22 ekor Rp. 99.000.000
    D.   REKAPITULASI PENDAPATAN
Biaya-biaya:
1. Biaya investasi                       Rp. 82.500.000
2. Biaya pemeliharaan selama 5 tahun     Rp. 34.560.000
   
Total biaya                              Rp. 117.060.000
 
Pendapatan:
1. Penjualan cempe  Rp. 300.000.000
2. Penjualan induk afkir Rp. 24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang Rp. 2.160.000
4. Penjalan urine   Rp. 64.800.000
5. Penjualan Susu
Rp. 99.000.000
   
Total pendapatan Rp. 489.960.000
 
Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:
Rp. 489.960.000 – Rp. 117.060.000   =   Rp. 372.900.000  
   
Penghasilan per bulan Rp. 372.900.000 / 5 tahun / 12 bulan  = Rp. 6.215.00

Dengan 22 ekor betina kita per bulan mendapatkan penghasilan sebesar Rp6.215.000. Estimasi keuntungan tersebut belum termasuk kalau hasil cempe yang di keluarkan berkualitas super. Karena pada dasarnya harga cempe yang bener-bener super itu tidak ada batasannya. sebagai gambaran, penulis pernah menjual cempe jantan umur 3 bulan dengan harga 7,5 juta satu ekor.
 Jadi barometer penghasilan tersebut di atas adalah harga yang paling bawah (Rp 1.000.000

Sumber : 
1. http://www.kambingetawa.net/berita-142-analisa-usaha-kambing-etawa-dan-susu-kambing-etawa.html
2. http://ndyteen.blogspot.com/2012/09/susu-kambing-etawa.html

Selasa, 09 Oktober 2012

AGAR JAGUNG BERTONGKOL BANYAK






MEREKAYASA TEKNIK BUDIDAYA AGAR JAGUNG BERTONGKOL BANYAK
Memaksimalkan Akar Nafas (brace roots)

Oleh : Ir. H. Dian Kusumanto

Inspirasi tentang bagaimana merekayasa agar Jagung bisa berproduksi maksimal sebenarnya sudah muncul pada saat mendampingi istri membimbing siswa Jurusan Pertanian melakukan Uji Kompetensi di lapangan.   Istri yang juga seorang Guru di SMK Negeri Nunukan waktu itu menunjukkan kepada penulis kalau Jagung yang ditanam seorang siswanya ada yang menghasilkan tongkol lebih dari satu.  Ada yang mengeluarkan 2 (dua) tongkol ada juga yang mengeluarkan tiga sampai empat tongkol,  dan tongkol itu besar semua serta layak untuk dipanen.  Memang tidak semua hamparan menunjukkan gejala demikian, meskipun yang ditanam itu bukan Jagung yang diklaim bertongkol dua.

Lama penulis mengamati fenomena lapangan yang sebenarnya hal itu sering terjadi.  Namun waktu itu sambil menunggu istri membimbing para siswanya, penulis melihat lebih lama lagi pada tanaman Jagung yang bertongkol banyak itu.   Postur batang dan daunnya adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan tanaman Jagung di sekitarnya.   Daunnya terlihat lebih lebar dan lebih panjang, batangnya terlihat lebih besar dan lebih kokoh dari yang lainnya.   Pengamatan penulis akhirnya turun ke bawah melihat lebih seksama lagi keadaan batang bagian bawah pohon Jagung.   


Di bagian atas tanah terlihat ada tonjolan-tonjolan akar yang keluar dari buku-buku atau ruas-ruas batang Jagung.  Tidak seperti akar yang ada di dalam tanah yang berupa serabut-serabut halus,  akar yang keluar dari ruas-ruas batang ini ukurannya lebih besar dan terlihat kokoh.  Maka tadi disebut seperti tonjolan-tonjolan.  Akar ini banyak disebut sebagai akar nafas (brace root) atau akar tambahan (adventitive root)  atau akar ruas.


Gambar :    Akar tanaman Jagung waktu masih kecambah (kiri),  dan pada waktu dewasa (tengah dan kanan).

Lho !  Apa hubungannya dengan produksi tinggi?  Apa hubungannya dengan jumlah tongkolnya?

Ini memang belum merupakan hasil penelitian yang mendalam.  Ini adalah hasil pengamatan biasa saja sambil lalu, namun sepertinya agak meyakinkan.  Karena fenomena ini juga dijumpai oleh teman-teman penulis di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Nunukan.   Karena fenomena ini juga sering penulis sampaikan kepada teman-teman Penyuluh Lapangan yang berpengalaman.  Mereka semua menguatkan dugaan fenomena ini, yaitu ada hubungannya antara jumlah tongkol dan fungsi akar nafas ini.

Ternyata ini bukan akar nafas biasa yang bukan sia-sia diciptakan. Dia bukan hanya sebagai penghias agar tanaman Jagung kelihatan kokoh.  Ternyata akar ruas ini bisa juga tumbuh memanjang jika sudah menyentuh tanah.  Jika akar ruas ini ditutup tanah, maka akar ruas ini akan tumbuh memanjang dan berfungsi sebagai ‘akar serabut’  yang juga menyerap berbagai unsur hara yang terlarut di dalam air tanah.   Dengan berfungsinya akar-akar bantuan ini maka translokasi nutrisi dan unsur hara tanah menjadi lebih banyak.

Yang agak unik dan mungkin masih harus dikaji lagi adalah, seperti ada hubungan antara jumlah akar ruas yang tumbuh di dalam tanah dengan jumlah tongkol jagung yang dihasilkan.   Maksudnya jika akar ruas yang berkembang hanya 1 ruas saja, maka tongkol yang bisa dipanen adalah juga hanya satu.  Jika akar ruas yang tumbuh dan berkembang dalam tanah itu ada dua ruas, maka jumlah tongkolnya bisa 2 atau lebih.  Demikian juga jika akar ruas yang tertimbun tanah itu sebanyak 3 ruas atau lebih, maka tongkol yang bisa dipanen bisa lebih dari 3 tongkol.

Tentu saja Anda tidak saya paksa untuk percaya sebelum mencoba dulu.    Namun paling tidak inilah salah satu cara untuk memaksimalkan fungsi akar tambahan ini, sehingga bisa memaksimalkan jumlah tongkol, dan selanjutnya memaksimalkan hasil panen Jagung kita.   Jadi sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana caranya supaya akar-akar ruas itu bisa tertimbun semakin banyak, sehingga perakaran yang bisa dikembangkan semakin luas dan banyak.  Caranya ya pasti dengan pembubunan tanah di tempat tanaman Jagung itu berdiri kokoh.




  Mungkin kita bisa meniru system penanaman bibit Tebu.  Mula-mula lahan dibuat seperti berparit-parit dangkal saja, tidak sampai berair.  Jarak antar ‘parit’ ini dibuat selebar jarak  antar baris Jagung yang akan kita tanam.  Soalnya Jagung nanti kita tanam di dalam ‘parit’   itu.   Setelah bibit tumbuh dan berkembang dari dalam parit itu, sesuai perkembangannya maka parit itu kita ‘tambah’ tanahnya, sehingga parit yang berisi tanaman jagung yang sudah tumbuh agak tinggi itu agak dangkal.   Berarti kita melakukan pembubunan tanaman Jagung yang pertama.  Nah disinilah penambahan tanah yang bersentuhan dengan akar ruas tadi akan menyebabkan  akar ruas semakin tumbuh dan berkembang secara fungsional.


Jagung tentu saja akan semakin besar.    Nah… setelah itu dilakukan ‘penimbunan’ akar dan batang Jagung yang ada di atas tanah pembubunan pertama.   Pembubunan kedua ini juga bertujuan menutupi akar ruas dengan tanah yang subur.   Dengan adanya tanah di sekitar perakaran ruas tadi, maka akar juga akan berkembang dan memiliki fungsi sebagaimana akar-akar yang lainnya.  Pada pembubunan kedua inilah yang nanti bisa menutup sebanyak-banyaknya akar ruas yang masih mungkin untuk dilakukan.    Karena kalau semakin tinggi tanah untuk pembubunan tanah, maka semakin banyak juga  tenaga yang diperlukan.




Waduh maaf gambarnya kurang bagus…….

Tapi yang jelas, dengan menimbun akar ruas batang maka akar tersebut akan tubuh memanjang dan melakukan fungsinya membantu tanaman menyerap  nutrisi dan air.   Dengan demikian akan menambah kekuatan bagi tanaman untuk membentuk seluruh potensi tongkol-tongkol buah yang memang sudah ada di beberapa ketiak daun.  Biasanya pemunculan tongkol buah dimulai dari ruas ke 7,  kemudian baru ruas ke 6 dan ke 5.   Bisa jadi di tempat Anda berbeda, mungkin karena   Jenis Jagungnya berbeda.   Silakan dicoba dan diamati.

Inilah penampilan Jagung yang nutrisinya sangat cukup karena dipupuk dengan pupuk organic yang tepat, sehingga tanaman Jagung mengeluarkan semaksimal mungkin potensinya.



Tentu saja masih ada banyak cara lain untuk memaksimalkan produksi Jagung dengan memperbanyak tongkol buah produktif, selain upaya pembubunan akar ruas tersebut di atas.   Inilah hasil pengamatan dan ujicoba kami, semoga ini bermanfaat bagi seluruh petani Indonesia.  Semoga sumbangsih pemikiran ini bisa membantu peningkatan penyediaan pangan berbasis Jagung  di Indonesia dan dunia,  Amiin.

Bagaimana pendapat Anda?

Kamis, 04 Oktober 2012

Timun Suri Raksasa

Timun Suri Raksasa  Timun Suri Raksasa

 
Seorang petani bernama Phillip Vowles hampir saja memecahkan rekor dunia karena berhasil menanam timun suri yang buahnya super besar.

Timun raksasa ini memang hampir mengalahkan rekor dunia yang menghasilkan timun seberat 51 kilogram. Sementara Vowles hanya berhasil menghasilkan timun seberat 50 kilogram saja pada enam minggu lalu.Pria berusia 61 tahun itu ternyata dikalahkan oleh Lianharry dari South Wales yang telah berhasil memegang rekor itu selama 27 tahun.

"Saya telah melakukan pembibitan sendiri secara organik selama 25 tahun ini," ungkapnya.  Ia sendiri telah memotong buah itu dari pohonnya untuk mengikuti kontes Lianharry Giant Vegetable Show bulan depan."Kalau saja kita tidak memetiknya minggu ini mungkin beratnya telah bertambah sekitar 5 kilogram," ungkapnya. Namun ia masih punya peluang mengikuti ajang itu dan menang. Sebab ia masih memiliki beberapa timun lainnya. (yc/dailymail)

Sumber : http://www.metrogaya.com/home/timun-suri-raksasa

Timun Terbesar Di Dunia !

Timun Terbesar Di DuniaTimun Terbesar Di Dunia !



Seorang petani menghasilkan sebuah ketimun berukuran sangat besar. Bahkan timun ini berhasil memecah rekor dunia di Guinness World Records.

Adalah Yitzhak Yizdanpana pemilik timun tersebut. Dengan panjang 1,2 meter timun itu telah membuat siapapun berdecak kagum. Setiap seminggu timun itu tumbuh 2cm.

“Ya timun yang saya tanam setiap minggu bertambah panjang 2cm” ujar Yitzhak

Selama menanam timun itu dia tidak pernah menggunakan bahan campuran yang berbau kimia.

“Saya tidak pernah menggunakan perstisida agar tumbuhan yang saya tanam menghasilkan buah yang besar. Semuanya berjalan secara alami” tutupnya. [mcu/ais]RILEKS.COM

Sumber : http://noretz-area.blogspot.com/2010/02/timun-terbesar-di-dunia.html
 

Panen Wortel



PANEN WORTEL.

Petani memanen wortel di lahannya yang berada di Pantau, Pasarliwa, Balikbukit, Lampung Barat, Senin (27/8). Akibat kemarau panjang, harga wortel melambung cukup tinggi hal itu dikarenakan jumlah panenan yang sedikit. Wortel tersebut dijual Rp1.800 per kg. Gatot Arifianto (Antarafoto)

Sumber : http://infopublik.kominfo.go.id/index.php?page=foto&alb=105

Aneka Sayur-sayuran raksasa


Aneka Sayur-sayuran raksasa

Perlombaan sayur dan buah-buahan raksasa mungkin tidak biasa diselenggarakan di Indonesia, namun di beberapa negara seperti AS, perlombaan semacam itu sering diselenggarakan terutama saat masa panen. 
Ratusan orang yang suka berkebun dan bertani kemudian hadir dengan maksud ikut perlombaan atau hanya menyaksikan sayur-sayuran dengan ukuran luar biasa besar.


Berikut dokumentasi Harrogate Autumn Flower Show...


The Annual Harrogate Autumn …



Timun pemenang lomba kategori timun terbesar. Beratnya mencapai54,3 kg.



The Annual Harrogate Autumn …



Peter Glazebrook dengan bawang juaranya. Berat bawang tersebut mencapai 8 kg, dan bahkan memecahkan rekor dunia.



The Annual Harrogate Autumn …



Peter Glazebrook, selain memenangkan kategori bawang, juga memenangkan kategori kubis dengan berat mencapai 36 kg.




Wortel yang dipajang untuk memenangkan kategori wortel terpanjang.



Para pengunjung yang mengagumi timun raksasa.







Selain bawang terbesar, bawang terkecil juga turut dicari pemenangnya.



Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Giant Vegetables (26 pics)


Sumber :
http://www.arenainformasi.com/2012/03/sayur-sayur-ukuran-raksasa.html
http://www.memobee.com/index.php?do=c.share_my_story&idms=1032
http://id.berita.yahoo.com/foto/sayuran-raksasa-pemecah-rekor-slideshow/



Sumber : http://ogut267.blogspot.com/2012/09/sayur-sayuran-raksasa.html